Menunda atau Menikmati Kebahagiaan | Inspirasi dari Mario Teguh | Golden Ways Motivator

Dalam salah satu materinya, Mario Teguh menyampaikan hal yang sangat menarik, sebuah fenomena yang menjangkiti banyak orang, bahkan mungkin diri kita sendiri. Mario Teguh mengutarakan fakta bahwa banyak dari kita yang “memang dengan sengaja” menunda untuk bahagia. Tanpa kita sadari, kita sering membuat target-target pencapaian yang kita asumsikan sebagai parameter kebahagiaan. Misalnya : “Saya akan bahagia jika punya mobil”, atau “saya akan

bahagia apabila memiliki rumah sendiri”, sehingga dengan menetapkan standar semacam itu, maka seolah-olah ketika kita belum mendapatkan hal tersebut, maka kita belum “berada dalam kondisi/belum berhak” untuk bahagia. Masalahnya, apa yang kita canangkan atau kita targetkan tersebut umumnya takes time, membutuhkan waktu untuk mencapainya, mulai dari rentang 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun, atau jangka waktu yang panjang, 20-30 tahun mungkin. Jadi, siapkah kita tidak bahagia dalam waktu 1, 5, 10, 20, 30 tahun? Menundanya, dengan sengaja menunda kebahagiaan? itupun jika pada akhirnya standar bahagia kita itu tercapai, jika tidak? maka kita siap untuk “tidak pernah” mencapai bahagia sepanjang hidup?

Mario Teguh memberikan pilihan yang menarik mengenai konsep bahagia, karena sebenarnya kita bisa memilih untuk bahagia dengan istilahnya anak muda jaman sekarang GPL (Gak Pake Lama). Bagaimana caranya? Mario Teguh memberikan saran agar kita memilih untuk bahagia saat ini juga dengan menginginkan apa yang sudah kita miliki. Hal ini menarik, karena jika kita dalami, ternyata dengan menerapkan hal ini, kita bisa merasakan, bahwa apa yang sudah kita miliki saat ini, bisa jadi merupakan hal yang sangat diinginkan oleh orang lain untuk mencapai “standar” bahagia. Maka dengan “menginginkan” apa yang “kita milki”, maka kita akan lebih mudah untuk bersyukur, menikmati apa yang kita punya, dan bahagia, saat ini juga.

Semoga bermanfaat,

Akselera | Lembaga Pelatihan Favorit Indonesia

Perihal Faizal Alfa Z.
Praktisi dan Trainer Internet Marketing, owner www.bikinprofil.com

6 Responses to Menunda atau Menikmati Kebahagiaan | Inspirasi dari Mario Teguh | Golden Ways Motivator

  1. Aryo Sanjaya mengatakan:

    Nice share. Selaras dengan dalil Lainsyakartum La’adzinannakum🙂

  2. arek s mengatakan:

    Bersyukur menjadi obat hati yang paling mujarab, makasih atas sharenya

  3. uni mengatakan:

    seeep, setuju, bahagia itu mudah, asal kita bersyukur dgn segala nikmat yg di rasakan🙂
    terimakasih sahabat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: