Sorry Bukan Maaf | Refleksi Jelang Idul Fitri 1431 H | Akselera | Lembaga Pelatihan Favorit Indonesia

Dalam kehidupan sehari-hari kita, banyak hal telah berubah, dimodifikasi, berkembang, atau bahkan bergeser tanpa kita sadari. Ada hal menarik yang patut kita perhatikan mengenai hal ini. Kita mengenal konsep TMP (Tolong-Maaf-Permisi), sebuah hal sederhana yang sudah mulai pudar dari keseharian kita. Kita bisa memunculkan sebuah pertanyaan kritis, masihkah kita “ringan” dalam mengucap masing-masing kata dalam TMP? atau malah sudah lama kita tidak mengucapkannya? belum lagi jika kita kembali ke pergeseran yang kita singgung di awal, coba kita jawab pertanyaan : Apakah sori sama dengan maaf? Ketika kita secara tidak sengaja kita menyenggol seseorang di jalan, menumpahkan minuman, menjatuhkan buku, kata mana yang keluar, sori atau maaf? maka apakah sori sama artinya dengan maaf? perlu diteliti lebih lanjut, namun ada satu fakta menarik untuk “menakar” hal ini, misal dalam momen lebaran kali ini, kira-kira bagaimana rasanya apabila ucapan “Mohon Maaf Lahir dan Bathin” dikreasi menjadi “Sori Lahir dan Bathin”? Semoga bermanfaat.

Akselera | Lembaga Pelatihan Favorit Indonesia

Perihal Faizal Alfa Z.
Praktisi dan Trainer Internet Marketing, owner www.bikinprofil.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: