Mengenal Komunitas Tangan Di Atas (TDA) dan Mendapat Hidayah Bisnis Internet

Ada banyak hikmah, dan kalau boleh dibilang hidayah ketika mengurai keterkaitan antara komunitas pengusaha Tangan Di Atas dengan Bisnis Internet yang sekarang saya tekuni. Saya masih ingat betul ketika pertama kali “mendengar” mengenai sebuah komunitas yang melegenda, Tangan Di Atas (TDA) dari ucapan mentor saya, Ridwan Abadi yang yang saat ini kondang dengan Batagor Jepang-nya, atau pihak yang bersedia “menanggung resiko” dengan memberi saya rekomendasi untuk menjadi menjadi member TDA, yakni Mbak (atau sekarang sudah jadi Ibu) Dian Purwaningtyas yang mengindonesia raya dengan Mr. Tacoz-nya. Dinamika menjadi member TDA pun bergulir kencang, mulai bertemu dengan Bos Donny (KorWil TDA Ngalam), Kontak-kontak dengan Pak Roni (Founder TDA Pusat Jakarta), Mengenal sosok Pak Jamil Azzaini lewat live streaming seminar di kediaman Pak Agung Firdaus, bersama Pak Aryo Sanjaya, bertemu Pak Tito, Pak Samuel Widya, dan wow, nama-demi-nama muncul dan melintas seakan menjadi puzzle yang sling melengkapi.

Ada banyak hikmah ketika bergabung menjadi member TDA, namun bila dikerucutkan, maka banyak terdapat fakta-fakta luar biasa. Banyak sosok panutan di TDA adalah para pendekar di bidang bisnis internet. Siapa yang tidak kenal dengan Nukman Luthfie yang melesat dengan virtual consulting dan legenda mengenai detik, Roni Yuzirman yang sudah jengah dengan kemacetan ibukota dan membedol lapak tanah abang menjadi manet vision di dunia maya, daan yang paling dekat dengan kehidupan saya tentunya momen perjumpaan dengan Agus Setiyawan, sang pembicara internet marketing dalam momen Milad II TDA Ngalam.

Dengan berguru kepada para pelaku dan praktisi secara langsung, ada banyak proses pembelajaran yang terasa mengalami mode akselerasi, dalam hati kecil saya, apabila semangat ini, suasana ini, proses ini juga dialami oleh lebih banyak orang, hasilnya tidak sepele, ini bisa menggerus pengangguran di indonesia, meingkatkan jumlah pengusaha dan entrepreneur, dan membuktikan omongan Om Hermawan Kertajaya, the world is still round, the market is already flat, Bisnis Internet bisa menjadi sebuah proggresive option bagi para penantang resiko dan pendaki gunung kesuksesan. Untuk itulah Akselera lahir, mungkin saat ini merangkak, namun lembaga ini dipersiapkan untuk berjalan, berlari, bahkan jika diperlukan siap untuk terbang. Semoga bermanfaat.

Perihal Faizal Alfa Z.
Praktisi dan Trainer Internet Marketing, owner www.bikinprofil.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: